Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah

Masyarakat atau bahkan setiap individu harus (wajib) terlibat aktif dalam penanggulangan sampah, karena setiap individu menghasilkan sampah, apakah itu sampah bungkus shampoo, bungkus sabun, kertas, bungkus makanan, dan lain-lain.

Tanpa adanya peran aktif dari setiap individu maka sampah akan membawa masalah, sampah akan kian menumpuk seperti gunung dan menghabiskan lahan yang luas sebagai tempat pembuangan akhir.

Belum lagi, setiap warga negara tidak suka jika rumah tempat tinggalnya berdekatan dengan tempat sampah, akrena menghasilkan bau yang tidak sedap, lingkungan yang kotor dan tidak sehat.

Terutama sekali bagi ummat Islam, Islam sangat menganjurkan ummatnya untuk menjaga kebersihan, karena kebersihan adalah bagian dari keimanan.

Mari kelola sampah yang anda hasilkan secara pribadi ataupun dalam keluarga anda. Pilah-pilah sampah tersebut, pisahkan tempatnya antara sampah organik dan sampah anorganik. Dan pisahkan sampah anorganik berdasarkan jenisnya masing-masing, sehingga anda bisa menyetorkannya ke Bank Sampah terdekat dengan rumah anda.

Jika diwilayah anda belum ada Bank Sampah, maka berkoordinasi dengan tetangga lingkungan anda untuk mendirikan Bank Sampah. Dengan mendirikan bank sampah diwilayah anda, maka sampah anda menjadi produktif, anda membuang sampah tidak lagi membayar, tetapi anda malah dibayar, anda akan mendapatkan uang dari sampah yang anda berikan ke Bank Sampah.